Breaking News

PT SLS Hancurkan Anak Sungai Tanglo, di Sulap Jadi Waduk Raksasa Dinas Terkait Terkesan Tutup Mata.


PELALAWAN, INFORIAUNEWS - Salah satu perusahaan ternama yang bergerak di bidang Perkebunan Sawit Di Pelalawan , di duga alih fungsi  anak sungai Tanglo menjadi Waduk  Raksasa ,  dengan tujuan  air di alirkan untuk kebutuhan PMKS 2   yang berlokasi di Dusun Tanglo kecamatan pkl lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Jumat 20/02/2025 terlihat dari lokasi jalan saat tokoh Pemuda ini hendak ke dusun pangkalan kulin ,katanya "aliran sungai sudah di rubah menjadi Waduk raksasa dengan kedalaman 10 xorang dewasa bahkan bisa lebih dalam dari Sungai Kampar tuturnya.

Hal ini di sampaikan RM (51 tahun) Menayangkan Perusahaan yang memegan nama, Namun tidak melestarikan pingiran sungai dan di duga telah merubah dan alih pungsi anak sungai, bahkan penutupan anak sungai Tanglo untuk kepentingan aktifitas pengolahan perusahaan hinggga kangkangi peraturan perkebunan dulu nya, ada poin poin yang di sepakati Namaun terlihat saat ini di langar oleh perkebunan di angap kesepakatan yang di buat di abaikan.

"Harapan Kami sebagai Masyarakat kecil kepada pemerintahan yang baru untuk Tinjau ulang dan ukur kembali luas lahan perkebunan PT Sari lembah subur ( GRUB ASTRA AGRO LESTARI ) ini agar dikemudian hari tidak ada lagi pra duga saling tuding. Kami berhasrat kepada Kementrian KLHK pusat juga Presiden RI Agar tidak memandang Atau pilih kasih juga kami Meminta kepada Gubenur Riau dan Bupati Pelalawan  jangan hanya duduk Manis tutupnya.

Belum beberapa tahun silam pernah Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan DPRD kabupaten Pelalawan bersama DLH Kabupaten Pelalawan sidak di lapangan Namaun terlihat hasilnya masih Nol dan Anak sungai Tangglo sampai kini terlihat belum di pungsikan sebagai mana mestinya.

Saat di konfirmasi kepada Humas Sari lembah subur saat masih dalam pengerjaan  3 tiga hingga 4 alat berat hingga di sulam menjadi Embung air raksasa. humas mengatakan bukan wadut tetapi untuk Embung air biar mudah dan juga sudah mempunyai izin tutupnya.

Hingga kini berganti humas yang baru saat di Konfirmasi masih belum memberikan Jawaban pasti

Ini kata humas."Setahu saya, Perlakuan perusahaan terhadap DAS itu ada 2 tahap Bang.

Pertama, kita tumbang sawit di sepadan sungainya seperti yg sudah kita laksanakan.

Kedua, setelah ditumbangkan sakitnya dilakukan penanaman Pohon hutan atau pengembali fungsi hutan sepanjang sepadan sungai.

Terkait point 2, saya blm tahu realisasi penanaman dan plan penanaman pohon hutannya Bang..

Saya coba konfirmasi ke bagian Konservasi dulu..

,"Katanya tunggu pulang dari Jakarta dan hingga di ulangi lagi m ngahubungi untuk keseimbangan g dalam Pemberitaan Humas Bawak Besok ya kita jumpa hingga pemberitaan ini di terbitkan.*

Bersambung...

 

© Copyright 2022 - INFORIAUNEWS.COM