Breaking News

Update Situasi Banjir di Wilayah Kecamatan Langgam

INFORIAUNEWS.COM, PELALAWAN - Polsek Langgam melaporkan perkembangan terkini terkait situasi banjir di wilayah Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, setelah dibukanya Spillway Gate PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Kamis (30/1/2025). 

Laporan mencakup kondisi terkini mengenai ketinggian debit air dan dampak yang terjadi di beberapa titik di Kecamatan Langgam.

A. Ketinggian Debit Air
Sejumlah jalan dan kawasan pemukiman di Kec. Langgam terendam air dengan rincian sebagai berikut:
• Jalan penghubung Kel. Langgam dan Desa Lubuk Ogung tercatat dengan ketinggian air 70-103 cm, mengalami penurunan 11 cm dari hari sebelumnya dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat.
• Jalan menuju Kec. Pangkalan Kerinci juga terdampak, dengan ketinggian air mencapai 50-73 cm, penurunan 9 cm, dan akses kendaraan terhambat.
• Dusun Muaro Sako, Kel. Langgam, mencatat ketinggian air 70-91 cm, mengalami penurunan 9 cm, dengan akses yang juga terhalang.

B. Rumah Terkena Dampak
Banjir juga menggenangi sejumlah rumah warga, dengan beberapa RT di Kel. Langgam dan Desa Tambak terdampak. Total rumah yang terendam mencapai lebih dari 50 unit.

C. Fasilitas Umum yang Terkena Dampak
Beberapa fasilitas umum juga terdampak, seperti SDN 004 Muaro Sako, Musholla, dan sejumlah jalan utama yang menghubungkan Kel. Langgam dengan kawasan lainnya.

D. Transportasi dan Penyebrangan
Sarana transportasi menggunakan pompong tradisional masih tersedia di beberapa lokasi dengan tarif yang ditentukan untuk kendaraan dan pengendara.

E. Posko Pengungsian
Hingga saat ini, belum ada posko pengungsian yang didirikan karena masyarakat yang rumahnya terdampak lebih memilih untuk tetap tinggal di rumah dengan membangun lantai tambahan untuk menghindari genangan air.

F. Korban Jiwa
Alhamdulillah, hingga laporan ini disampaikan, tidak ada korban jiwa akibat banjir di wilayah tersebut.

G. Aktivitas Spillway Gate PLTA Koto Panjang
Saat ini, tidak ada pembukaan pintu spillway waduk PLTA Koto Panjang, yang sebelumnya menjadi penyebab utama luapan air Sungai Kampar.

H. Upaya yang Dilakukan
Polres Pelalawan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dan BPBD untuk mendirikan posko banjir dan dapur umum, serta melaksanakan patroli dan monitoring lokasi.

Selain itu, masyarakat dihimbau untuk tidak bermain atau berenang di area terdampak banjir.
"Upaya penanggulangan bencana ini akan terus kami lakukan, bersama pihak terkait, demi menjaga keselamatan warga," ungkap Kapolsek Langgam Ipda Jerri Paulus Sinaga, S.H. 


© Copyright 2022 - INFORIAUNEWS.COM