INFORIAUNEWS.COM, PELALAWAN – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Kelompok Tani Persawahan Desa Betung, Kecamatan Pangkalan Kuras, menggelar Musyawarah Kelompok Tani 2025 untuk membahas penetapan CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi) Musim Tanam 1 (MT 1) padi dan jagung. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (05/02) pukul 10.00 WIB di Balai Pertemuan Penghulu Maitun, Desa Betung.
Musyawarah ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain:
• Sri Utami – Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pangkalan Kuras
• Heriyanto – Sekretaris Desa Betung mewakili Kepala Desa
• Bripka Ris Ario – Bhabinkamtibmas Desa Betung & Batang Kulim
• Sertu Ilham – Babinsa Desa Betung
• Legimin – Ketua Gapoktan Desa Betung
• Bambang Sugianto – Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Betung
• Kelompok tani dan petani setempat.
Pembahasan Musyawarah
• Sosialisasi program penanaman padi dan jagung kepada kelompok tani
• Penetapan jadwal penanaman padi dan jagung untuk musim tanam pertama (MT 1)
• Pendataan petani dan jenis tanaman yang akan ditanam
• Peningkatan sinergi antara petani dan pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan
Koordinator BPP Kecamatan Pangkalan Kuras, Sri Utami, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya program ini untuk meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani. Ia juga menekankan agar seluruh kelompok tani dapat menjalankan jadwal tanam sesuai dengan rencana yang telah disepakati.
Sementara itu, Kapolsek Pangkalan Kuras melalui Bhabinkamtibmas Bripka Ris Ario menegaskan bahwa kepolisian siap mendukung program ketahanan pangan serta mengajak para petani untuk terus menjaga komunikasi dengan pihak terkait.
“Kami berharap program ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Polri siap membantu dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para petani,” ujarnya.
Musyawarah yang berlangsung hingga pukul 11.40 WIB ini berjalan dalam suasana aman dan tertib. Diharapkan, dengan adanya perencanaan yang matang, produktivitas pertanian di Desa Betung dapat meningkat dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Pelalawan.
Social Header