PEKANBARU, INFORIAUNEWS, COM - Geram dengan volume music yang terlalu besar dari tempat usaha Arenta Domas yang berlokasi di Jl. SM. Amin, Bandar Raya, Payung Sekaki, warga RT.06 RW.09 Labuh Baru Barat, Payung Sekaki akhirnya mendatangi kantor Camat dan Polsek Payung Sekaki, Senin (23/2/2026).
Menurut Rio Handiko, ketua RW.06 dirinya menjembatani keresahan warga RT.06 selama 1 bulan terakhir ini. “Benar hari ini kita mendatangi Camat, Polsek dan Danramil Payung Sekaki untuk menyampaikan surat keresahan warga akibat volume musik dari tempat usaha Arenta Domas yang terlalu keras, semoga dengan adanya surat tersebut, Forkompincam Payung Sekaki bisa mengambil langkah dan solusi yang tepat demi ketenteraman warga,” ujar Rio Handiko.
“Sebelum kita datang ke Forkompincam Payung Sekaki, sebenarnya warga juga sudah berulang kali menghubungi lewat telpon ke 110 Polri dan 112 TRC Aman, beberapa saat volume musik terhenti, tetapi tak berapa lama terdengar keras kembali, bahkan terkadang sampai jam 2 dinihari masih terdengar. Warga berharap Pemerintah Kota Pelanbaru bisa menindaklanjuti apalagi ini sudah bulan Ramadhan,” tambah Rio.
Rombongan warga RT.06 yang didampingi Bhabinkamtibmas Payung Sekaki, Azwar Anas, Babinsa Payung Sekaki, Romy Saputra diterima hangat oleh Abdullah, Sekertaris Camat Payung Sekaki diruang kerjanya. “Surat dari warga kita terima, dan nanti kita sampaikan ke Camat karena beliau baru diluar, mudah-mudahan secepatnya akan kita selesaikan,” kata Abdullah.
Setelah menyampaikan surat ke Camat Payung Sekaki, rombongan bergerak ke Polsek Payung Sekaki untuk menyampaikan keresahan warga ke Kapolsek. Dalam audensi singkat dengan Kapolsek Payung Sekaki yang diwakili Kanit Intelkam, Anthoni Basyir, pihak Polsek menyampaikan apreasiasi atas hal tersebut.
“Terima kasih atas kedatangan dari warga RT.06, sekaligus saling perkenalan diri. Kita apresiasi dengan kedatangan warga untuk menyampaikan keluhan secara tertulis, tidak ada tindakan anarkis mengenai masalah tersebut, sudah sesuai dengan prosedur yang benar dengan sering menghubungi 110 Polri dan 112 TRC Aman. Nantinya akan kita sampaikan ke Kapolsek untuk segera koordinasi dengan Camat dan Danramil selaku 3 pilar di Payung Sekaki ini,” tanggap Anthon.
Menurut salah satu warga RT.06, Arsiwan, permasalahan volume keras dari tempat usahaArenta Domas ini sudah berlangsung sekitar 1 bulan. “Sudah 1 bulan lebih, suara keras music dari pengunjung tempat usaha Arenta Domas yang berkaraoke sampai ke pemukiman warga. Saya pribadi merasa terganggu untuk istirahatnya, sudah sering kita laporkan ke 110 Polri dan 112 TRC Aman.
Setelah kita hubungi, beberapa saat hening, tapi setelah itu terdengar kembali bahkan sampai jam 2 dinihari. Puncaknya tadi malam warga yang mengadakan sholat tarawehpun juga terganggu, akhirnya hari ini kita buat laporan keluhan tertulis ke Forkompincam, semoga besok sudah tidak terdengar suara keras dari tempat usaha tersebut.*(**)
Social Header