Pelalawan — Progres pertumbuhan jagung pipil kuartal II seluas 10 hektare di lahan tumpang sari milik KUD Sialang Makmur, Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, dilaporkan menunjukkan perkembangan yang baik dan kondusif.
Berdasarkan laporan Polsek Pangkalan Kuras, kegiatan pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sialang Indah, Bripka Samuel Sihite, pada Senin (11/5/2026) pukul 14.30 WIB.
Pengecekan dilakukan untuk memantau langsung pertumbuhan tanaman jagung pipil yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa sejumlah tahapan perawatan telah dilakukan secara bertahap. Pada 23–24 April 2026, telah dilakukan penaburan pupuk dolomit dan pupuk kandang sebelum masa tanam.
Selanjutnya, pada 11 Mei 2026, dilakukan penaburan pupuk Phoska dan Urea pada seluruh area tanaman.
Hasil pemantauan pada hari yang sama menunjukkan bahwa tanaman jagung telah tumbuh dengan ketinggian berkisar antara 10 hingga 20 sentimeter. Kondisi tanaman dilaporkan dalam keadaan subur dan berwarna hijau.
“Secara umum, pertumbuhan jagung berjalan baik dan tidak ditemukan kendala berarti, baik dari sisi perawatan maupun gangguan hama,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemantauan berkelanjutan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Pangkalan Kuras.
Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Rinaldi Parlindungan, S.H., dalam laporan terpisah menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat terus berjalan optimal dan mendukung ketahanan pangan masyarakat di tingkat desa.
Hingga saat ini, seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan aman, tertib, dan tanpa kendala di lapangan.
Social Header